Tersedia berbagai pilihan, mulai dari harga gigi palsu lepasan hingga permanen.
Ini contoh hasil pemasangan gigi palsu di Sozo Dental. Bukan cuma estetik, tapi juga mengembalikan fungsi kunyah dan kenyamanan saat bicara.
Sebelum kamu memilih tempat pasang gigi palsu, ini alasan kenapa banyak pasien mempercayakan pasang crown gigi, bridge, dan implan gigi di Sozo Dental.
Pasang gigi palsu permanen seperti crown, bridge, dan implan gigi di Sozo Dental dikerjakan dokter gigi berpengalaman dengan perencanaan yang matang, mulai dari pemeriksaan klinis, rontgen, hingga desain gigi palsu yang disesuaikan dengan gigitan dan bentuk wajah.
Biaya gigi palsu, harga crown gigi, harga bridge gigi, dan harga implan gigi dijelaskan sejak awal, termasuk estimasi berapa biaya pasang crown gigi depan atau implan gigi geraham, sehingga kamu punya gambaran jelas sebelum mulai perawatan.
Setelah pasang gigi palsu atau implan, tim Sozo Dental memberikan edukasi cara merawat dental crown, bridge, maupun implan gigi permanen agar awet, plus jadwal kontrol berkala bila diperlukan.
Rp9.9jt
Rp25jt
60%OFF
*Harga dapat berbeda di setiap cabang/kota.
Harga gigi palsu permanen bervariasi tergantung jenis perawatan, seperti crown, bridge, atau implan. Biaya biasanya lebih tinggi karena pemasangannya lebih kuat dan tidak perlu dilepas.
Perbedaan biaya dipengaruhi oleh bahan, metode pemasangan, serta tingkat kenyamanan. Gigi palsu permanen biasanya lebih stabil, sedangkan lepasan lebih fleksibel dari segi biaya.
Biaya bisa dihitung per gigi atau per set, tergantung jenis perawatan dan jumlah gigi yang perlu diganti. Konsultasi membantu menentukan pilihan yang paling sesuai kebutuhan.
Gigi palsu adalah alat bantu yang dirancang untuk menggantikan gigi yang hilang. Terbuat dari bahan seperti akrilik, nilon, atau logam dan dapat digunakan untuk menggantikan satu gigi, beberapa gigi, atau bahkan semua gigi.
Beberapa manfaat gigi palsu, yaitu memulihkan fungsi makan, bicara, dan estetika oral, serta meningkatkan rasa percaya diri.
Seseorang sebaiknya mempertimbangkan untuk menggunakan gigi palsu ketika mengalami kehilangan gigi yang cukup signifikan, sehingga mempengaruhi kualitas hidup. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan makan, bicara yang tidak jelas, dan penurunan kepercayaan diri.
Selain itu, jika kehilangan gigi membuat wajah tampak mengendur, gigi palsu dapat membantu mengatasi masalah ini dengan menopang jaringan gusi. Pemasangan gigi palsu harus didiskusikan dengan dokter gigi untuk menentukan jenis gigi palsu yang paling sesuai.
Biaya pasang gigi palsu akrilik sangat bergantung pada jenis gigi tiruan dan masing-masing klinik.
Di klinik gigi Sozo Dental, biaya pasang gigi palsu lebih terjangkau dan bervariasi berdasarkan bahan dan teknologi yang digunakan.
Biaya gigi tiruan lepasan berbahan akrilik berkisar Rp1.3j juta per gigi, sementara bahan premium seperti valplast atau thermosen mencapai Rp2 jutaan per plat.
Untuk gigi tiruan dengan kerangka logam, biayanya antara Rp2.5 jutaan per rahang. Biaya pemasangan gigi palsu permanen seperti implan mulai dari Rp9.9 jutaan.
Singkatnya, pasang gigi tiruan di Sozo memberikan pilihan bahan lebih beragam dan hasil yang lebih tahan lama. Yang lebih penting yaitu biayanya lebih terjangkau, namun kualitas terjamin.
Gigi tiruan tersedia dalam beberapa jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan budget:
Gigi tiruan lepasan (denture): terbuat dari akrilik, fleksibel (Valplast), atau kerangka logam. Jenis ini dapat dilepas pasang, cocok sebagai pilihan yang lebih terjangkau dan nyaman.
Gigi tiruan permanen: meliputi crown, bridge, dan implan. Crown digunakan untuk melapisi gigi yang rusak, bridge untuk menggantikan gigi yang hilang dengan penyangga gigi di sampingnya, sedangkan implan ditanam pada rahang untuk hasil paling kuat dan stabil.
Setiap jenis gigi tiruan memiliki kelebihan dan biaya yang berbeda. Konsultasi dengan dokter gigi membantu menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kondisi gigi dan kebutuhan Anda.
BPJS Kesehatan menanggung biaya pasang gigi tiruan dengan syarat adanya indikasi medis yang jelas, seperti kehilangan gigi karena alasan kesehatan untuk mencegah infeksi atau komplikasi lain. Untuk mendapatkan layanan pasang gigi tiruan dari BPJS, peserta harus memenuhi beberapa ketentuan berikut:
Peserta bisa mengklaim biaya pasang gigi tiruan melalui BPJS setelah melalui proses diagnosa dan pengajuan resep dokter. Manfaat gigi tiruan dari BPJS biasanya diberikan maksimal setiap dua tahun untuk kondisi gigi yang sama, dengan batas anggaran sekitar Rp1,1 juta untuk penggantian penuh dan Rp550 ribu per rahang.
Namun, Anda belum bisa treatment dengan BPJS di Sozo Dental. Tapi Anda bisa menghubungi asuransi yang bekerja sama dengan kami untuk klaim perawatan gigi tiruan.
Jumlah waktu yang dibutuhkan dari proses pencetakan hingga pemasangan gigi tiruan adalah sekitar 3 hingga 5 minggu. Proses ini melibatkan beberapa tahap penting, seperti pengambilan cetakan gigi yang memakan waktu 1 sampai 3 hari, diikuti oleh masa percobaan dengan gigi tiruan sementara selama 1 sampai 2 minggu. Setelah itu, pembuatan gigi tiruan akhir memerlukan sekitar 2 hingga 3 minggu sebelum pemasangan permanen dilakukan. Pada kasus pemasangan setelah pencabutan gigi asli, tambahan waktu diperlukan untuk memungkinkan jaringan gusi pulih dengan baik.
Gigi tiruaun bisa dipasang sendiri di rumah menggunakan produk sementara seperti Temptooth, yang memungkinkan pembuatan gigi tiruan sederhana dan dapat dilepas pasang dengan mudah tanpa bantuan dokter gigi. Namun, gigi tiruan jenis ini tidak sekuat atau seaman gigi tiruan yang dibuat oleh profesional.
Untuk pasang gigi tiruan yang permanen dan lebih aman, seperti implan atau gigi tiruan jangka panjang, harus dilakukan oleh dokter gigi dengan prosedur pencetakan khusus agar hasilnya nyaman dan pas di rongga mulut.
Jika memilih pasang gigi tiruan sendiri di rumah, penting untuk memahami cara perawatannya agar menghindari komplikasi seperti nyeri atau pembengkakan gusi. Konsultasikan selalu dengan dokter gigi untuk mendapatkan saran terbaik terkait gigi palsu yang sesuai kebutuhan Anda.
Cara membersihkan gigi palsu yang benar adalah dengan membilasnya di air mengalir setelah digunakan, lalu menyikat perlahan menggunakan sikat lembut dan pembersih khusus. Gigi palsu juga bisa direndam dalam larutan khusus semalaman, lalu dibilas kembali sebelum dipakai. Pemeriksaan rutin ke dokter gigi disarankan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan penggunaan.
Pemasangan gigi tiruan dapat menimbulkan efek samping seperti perubahan bentuk wajah akibat ukuran yang tidak pas, kesulitan mengunyah, dan nyeri rahang. Gangguan berbicara, risiko pneumonia, serta masalah gusi (berdarah, bengkak, luka) juga mungkin terjadi jika perawatan tidak optima. Pilih dokter gigi kompeten dan lakukan pemeriksaan berkala untuk meminimalkan risiko tersebut.
Gigi tiruan dan proses pasang gigi palsu sangat berpengaruh terhadap kemampuan mengunyah dan berbicara, terutama di tahap awal pemakaian.
Pada kemampuan mengunyah, gigi tiruan yang tidak dipasang dengan tepat dapat menyebabkan kesulitan mengunyah dan menelan makanan. Ketidaksejajaran antara gigi tiruaun atas dan bawah menimbulkan rasa sakit di rahang, produksi air liur berlebihan, serta makanan mudah tersangkut yang menyebabkan luka di mulut. Kondisi ini menurunkan kenyamanan saat makan dan bisa mengurangi nafsu makan. Namun, dengan pemasangan yang benar dan penyesuaian, fungsi mengunyah akan membaik signifikan.
Dalam hal berbicara, penggunaan gigi tiruan awalnya dapat membuat pengucapan menjadi kurang jelas atau suara terdengar cadel karena mulut dan otot perlu beradaptasi. Kesulitan ini bersifat sementara dan akan hilang seiring pengguna terbiasa memakai gigi tiruan.
Singkatnya, gigi tiruan memang memengaruhi kemampuan mengunyah dan berbicara pada awal penggunaan, tapi efek ini dapat diminimalkan dengan pemasangan yang tepat dan penyesuaian rutin. Pemeriksaan dan penyesuaian gigi tiruan oleh dokter gigi sangat penting untuk mengembalikan fungsi mulut secara optimal dan meningkatkan kualitas hidup pemakai gigi tiruan.
Setelah pasang gigi tiruan, kontrol rutin sangat penting untuk memastikan kenyamanan dan fungsi gigi tiruan yang optimal. Kontrol pertama sebaiknya dilakukan dalam beberapa hari pertama setelah pemasangan untuk mengevaluasi kenyamanan dan melakukan penyesuaian jika diperlukan. Jika terdapat keluhan seperti rasa sakit atau ketidaknyamanan, kontrol harus dilakukan secepat mungkin.
Selain itu, pemeriksaan rutin setiap 6 bulan sangat dianjurkan untuk memantau kondisi gusi, tulang rahang, dan kecocokan gigi tiruan yang mungkin berubah akibat proses alami. Dengan demikian, dokter gigi dapat mengevaluasi kebutuhan penyesuaian atau perbaikan sehingga pemakaian gigi tiruan tetap optimal dan mencegah masalah jangka panjang. Melakukan kontrol tepat waktu bersama dengan menjaga kebersihan dan perawatan yang baik akan memastikan kenyamanan dan daya tahan gigi tiruan yang terpasang.
Harga crown gigi porselen umumnya mulai dari Rp3.500.000 hingga Rp6.000.000 per gigi, tergantung jenis bahan, kondisi gigi, serta kebutuhan perawatan tambahan.
Biaya pasang mahkota gigi dipengaruhi oleh jenis bahan yang digunakan, tingkat kerusakan gigi, serta ada atau tidaknya perawatan tambahan seperti perawatan saluran akar.
Temukan berbagai jenis gigi palsu, mulai dari lepasan (dentures), crown atau jaket gigi, bridge atau jembatan antar gigi, hingga implan gigi palsu permanen. Ganti satu atau beberapa gigi yang hilang dengan replika khusus, sehingga fungsi gigi dan senyuman tetap terjaga.